Oleh: ch41rum4n | 15 Oktober 2009

Cara kerja CD

Saya ada sedikit pengetahuan mengenai cara kerja CD yang sekarang banyak digunakan sebagai media penyimpan data. Secara garis besar ada dua macam/jenis CD yang dikenal. Jenis pertama dikenal dengan “CD putih”. Data dituliskan pada jenis CD ini melalui proses manufaktur (proses mengubah bahan mentah menjadi barang untuk dapat digunakan atau dipakai oleh manusia) yang khusus (kalau tidak salah melibatkan proses pressing). Hasil dari proses manufaktur ini, pada lembar disk terdapat bidang datar dan lembah (pitch). Jenis kedua adalah yang banyak ditemui di pasaran dalam bentuk blank CDs. Untuk jenis kedua ini data dituliskan dengan mengatur intensitas sinar laser pada perangkat penulis CD. Perbedaan intensitas sinar laser penulis ini akan menghasilkan daerah-daerah pada disk yang memiliki sifat pemantulan sinar yang berbeda, hanya saja tidak dalam bentuk lubang/lembah mikroskopik.
Meskipun proses pembuatannya berbeda, prinsip kerja dari kedua jenis CD ini adalah sama karena keduanya merupakan media penyimpanan data biner yang dibaca secara optik.
Pada CD data tersusun secara spiral yang ditulis/dibaca dengan mengombinasikan gerak linear dalam arah radial dari laser head dan gerakan rotasi dari disk.
Pada saat pembacaan data, sinar laser pembacaan diarahkan ke disk. Pada disk terdapat daerah yang memantulkan sinar laser dengan intensitas yang cukup tinggi dan juga daerah yang memantulkan sinar laser dengan intensitas yang tidak begitu tinggi. Intensitas sinar laser yang tinggi atau rendah ini diterima oleh reseptor optik dan diinterpretasikan sebagai data biner 1 atau 0 yang kemudian diolah lebih lanjut.
Untuk DVD prinsipnya kurang lebih sama, hanya saja kerapatan data jauh lebih tinggi dari CD biasa sehingga kapasitas penyimpanan datanya pun jauh lebih banyak.
Supaya cd rw drive anda awet maka belilah cd yang kosong /blank sesuai dengan merek dari cd RW drivenya jangan sering-sering ganti-ganti merek cd kosongnya,supaya optiknya awet makannya belilah cd kosong yang berkualitas baik.
Jika cd ini sudah ada goresan alangkah baiknya tidak digunakan lagi karena akan membuat bingung dalam menerjemahkan signal digital (memperlambat proses pembacaannya) juga bisa merusakkan optik karena optik akan bergerak naik turun dengan cepat sehingga bersentuhan langsung dengan cd yang dibaca dan kadang bisa tamat riwayatnya .

Demikian yang saya ketahui mengenai prinsip kerja CD. Jika terdapat kesalahan dalam penjelasan di atas mohon maaf dan mohon untuk dapat dikritisi.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: